Pendidikan Kesehatan Jiwa Bagi Kader Kesehatan Di Kecamatan Cikatomas Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.33746/fhj.v5i1.8Keywords:
Kader, Mental, Pendidikan Kesehatan, Cadre, Health Education, MentalAbstract
Pada umumnya penderita gangguan jiwa tinggal bersama keluarga sehingga keberadaan kader di masyarakat sangat membantu pemerintah dalam menggerakkan masyarakat agar aktif dalam berbagai program kesehatan yang digalakkan pemerintah. Kader perlu memiliki pengetahuan mengenai kesehatan jiwa. Pendidikan kesehatan jiwa merupakan upaya langsung untuk meningkatkan pengetahuan kader. Kader di Kecamatan Cikatomas belum pernah mendapatkan pendidikan kesehatan jiwa secara khusus sehingga perlu diberikan pendidikan kesehatan jiwa agar pemahamannya meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang pendidikan kesehatan jiwa di Kecamatan Cikatomas Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental pre-post test. Populasinya adalah seluruh kader kesehatan yang berada di Kecamatan Cikatomas Tasikmalaya sebanyak 32 kader. Pemilihan sampel menggunakan sampling jenuh, yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Lokasi penelitian di Kecamatan Cikatomas Tasikmalaya. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan tertutup dan telah dilakukan uji validitas-reliabilitas. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kader meningkat, sebelum diberi pendidikan kesehatan jiwa menunjukan rerata nilai sebesar 29,34 dan setelahnya menjadi 35,20 dengan selisih 5,86. Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi pihak Puskesmas agar mengembangkan materi dan metoda yang diberikan pada kader dalam rangka mengoptimalkan program kesehatan jiwa.
Downloads
References
Budiman, A. R. (2013). Kapita Selekta Kuesioner: Pengetahuan Dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta, Indonesia: Salemba Medika.
Erana, G. (2015). Kredibilitas Kader Pusat Informasi Dan Konseling (PIK) Dalam Menginformasikan Program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja Di Kelurahan Dadi Mulya Kota Samarinda. eJournal Ilmu Komunikasi, 4 No.2, pp. 224-238
Hernawaty, T. (2017). Health Education For Family of Mental Illness Who Live at Sukamerang Local Health Center Area, District of Kersamanah, Garut. International Conference Health Science. Bandung, Juni 22, 2017.
Hernawaty, T., & Widianti, E. (2017). Efektifitas Pendidikan Kesehatan Tuberkulosis Paru Terhadap Pengetahuan Masyarakat Di Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya. International Conference Disease and Management Infection Control, Bandung: StiKep PPNI Jawa Barat, pp. 133-138.
Kemenkes RI. (2016). Peran Keluarga Dukung Kesehatan Jiwa Masyarakat. Jakarta, Indonesia. 6 Oktober 2017. Retrieved Agustus 1, 2017, from http://www.depkes.go.id
Pusdalisbang Jabar. (2014). Penderita Gangguan di Jabar Naik 63%. Jawa Barat, Indonesia: Pusat Data dan Analisis Pembangunan Jawa Barat. Retrieved Juni 19, 2017, from http://pusdalisbang.jabarprov.go.id,
Purnama, G., Yani, D. I., & Sutini, T. (2016). Gambaran stigma masyarakat terhadap klien gangguan jiwa di RW 09 Desa Cileles Sumedang. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, , Juli, Vol.2 No. 1, 31-39.
Munawaroh, S., & Sulistyorini, A. (2010). Efektifitas metode ceramah dan leaflet dalam peningkatan pengetahuan remaja tentang seks bebas di sma negeri ngrayun. Retrieved Mei 20, 2017, from http://digilib.umpo.ac.id/
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan (Edisi Revisi 2012). In S. Notoatmodjo, Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan (Edisi Revisi 2012), Indonesia: Rineka Cipta, (pp. 260).
Stuart, G.W., dan Laraia (2006). Principles and Practice of Psyhiatric Nursing. (7th ed). St. Louis: Mosby Year.
Suryani. (2015). Mengenal gejala dan penyebab gangguan jiwa. Retrieved Juni 27, 2017, from https://www.researchgate.net/
Tribun Jogja. Retrieved September 5, 2017, from http://jogja.tribunnews.com, August 2, 2017.
Zahara, R., Hijir, & Hermansyah. (2016). Pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan keluarga penderita skizofrenia dengan perilaku kekerasan. Jurnal Ilmu Keperawatan, pp.134-146.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0), which permits use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original author and source are properly cited.