Determinants of Skin Diseases Complaints in Scavengers in Final Disposal Site
DOI:
https://doi.org/10.33746/fhj.v9i3.487Keywords:
Scavengers, Skin Diseases, Personal Hygiene, Final Disposal SiteAbstract
Scavengers are people or independent informal workers who take unused items, such as plastics, cardboards and irons that can be sold and recycled. The risk of disease transmission to scavengers is greater because their work directly relates to wastes. Environmental-based diseases might be skin disorders caused by bacteria, viruses and fungi. The purpose of this study was to determine the factors associated with skin complaints of scavengers in final disposal site. The research design used was cross-sectional. The population of this study were all scavengers at Bangkonol Final Disposal Site, Pandeglang Regency. The sample of this study amounted to 120 scavengers taken by total sampling. The results showed that there was a relationship between personal hygiene (Pv = 0.000), knowledge (Pv = 0.000), availability of information (Pv = 0.000), and working period (Pv = 0.000) with skin disease complaints. Meanwhile, there was no relationship between length of contact (Pv = 0.521) and complaints of skin diseases. Scavengers should pay more attention to clean and healthy living behaviors, including washing hands after and before work, bathing twice a day, cutting nails regularly (once a week), and regularly changing work clothes daily.
Downloads
References
Ferusgel, A., Nasution, R. M., & Butar-Butar, M. (2018). Keluhan Gangguan Kulit pada Pemulung Wanita Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 145–152. https://doi.org/10.30604/jika.v3i2.127
Firtiani, S. (2011). Promosi Kesehatan. Graha Ilmu.
Green, L. (1980). Health Education Planning (First Edit). Mayfield Publishing Company.
Gusti, I., Bagus, N., Wisesa, J., Sumadewi, K. T., Sudarjana, M., Kedokteran, M. F., Kesehatan, I., Warmadewa, U., Histologi, B. A., Kedokteran, F., Ilmu, B., Kulit, K., Kelamin, D., Sakit, R., Daerah, U., & Gianyar, S. (2022). Hubungan Lama Kontak dengan Kejadian Dermatitis Kontak Akibat Kerja pada Karyawan Salon di Kota Denpasar. Aesculapius Medical Journal |, 2(2), 117–123.
Hakim, L. (n.d.). Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Kulit Pada Pemulung Sampah Di TPA Desa Helvetia Medan Tahun 2019.
Hidayanti, R., Afridon, A., Onasis, A., & Nur, E. (2022). Risiko Kesehatan pada Pemulung di TPA Air Dingin Kota Padang. Jurnal Kesehatan Manarang, 8(2), 131. https://doi.org/10.33490/jkm.v8i2.680
Kafit, M., Herdianti, H., & Gatra, Z. G. (2021). Determinan Penyakit Kulit pada Pemulung di TPA Telaga Punggur. Jurnal Kesehatan Manarang, 7(1), 1. https://doi.org/10.33490/jkm.v7i1.285
Karmila, K., & Pertiwi, W. E. (2020). Determinan Personal Hygiene pada Siswa-siswi Asrama. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(4), 239–247. https://doi.org/https://doi.org/10.33221/jikm.v9i04.733
Kemenkes RI. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. In Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. https://doi.org/1 Desember 2013
Maulana, H. D. J. (2009). Promosi Kesehatan. EGC.
Nasiatin, T., Pertiwi, W. E., Setyowati, D. L., & Palutturi, S. (2021). The roles of health-promoting media in the clean and healthy living behavior of elementary school students. Gaceta Sanitaria, 35. https://doi.org/10.1016/j.gaceta.2020.12.015
Notoatmodjo. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. PT. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, Soekidjo. (2012). Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, Sukidjo. (2018). Health Promotion and Health Behavior. Rineka Cipta.
Noviadi, P., Siregar, T. Y., Shalila, W., & Pratiwi, M. (2021). Skin Health Disorders On Scavengers and Their Causative Factors At Sukawinatan Palembang City. 16(2), 111–119. https://doi.org/10.36086/jpp.v16i1.489
Noviadi, P., Yolanda Siregar, T., Shalila May Pratiwi, W., Diploma Tiga Sanitasi Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang, P., & Diploma Tiga Kesehatan Gigi Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang, P. (2021). Gangguan Kesehatan Kulit Pada Pemulung Dan Faktor Penentunya Di Tpa Sukawinatan Kota Palembang Skin Health Disorders on Scavengers and Their Causative Factors At Sukawinatan Landfill of Palembang City. JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 16(2), 2654–3427. https://doi.org/10.36086/jpp.v16i1.489
Pradnyandari, G., Sanjaya, N. A., & Purnawan, K. (2020). Hubungan Personal Hygiene dan Pemakaian Alat Pelindung Diri dengan Kejadian Gejala Penyakit Kulit pada Pemulung di TPA Suwung Kecamatan Denpasar Selatan Bali. Hygiene, 6(2), 64–69.
Sholeha, M., Sari, R. E., & Hidayati, F. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gejala Dermatitis Kontak Pada Pemulung di TPA Talang Gulo Kota Jambi . E-SEHAD, 2(2), 82–93.
Siregar, A. D. S. (2021). Hubungan antara Personal Hygiene dengan Gejala Penyakit Kulit pada Pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun Kecamatan Medan Marelan Tahun 2021. In Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Medan (Vol. 26, Issue 2).
Srisantyorini, T., & Cahyaningsih, N. F. (2019). Analisis Kejadian Penyakit Kulit pada Pemulung di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 15(2), 135. https://doi.org/10.24853/jkk.15.2.135-147
Suma’mur. (2009a). Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja. PT. Gunung Agung.
Suma’mur, P. (2009b). Hygiene Perusahaan dan Keselamatan Kerja. Gunung Agung.
Syahrir, N. A. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan msyarakat menurut hendrik l.blum. D, 1–6.
Utami, S. R. (2014). Hubungan Antara Status Gizi Dan Tingkat Kebugaran Jasmani Dengan Produktivitas Kerja Pada Tenaga Kerja Wanita Unit Spinning 1 Bagian Winding Pt. Apac Inti Corpora Bawen. Unnes Journal of Public Health, 3(4), 39–47.
Yulia, T. (2021). Analisis Yuridis Penegakan Hukum bagi Masyarakat yang Membuang Sampah Sembarangan di DKI Jakarta sebagai Dampak Pencemaran Lingkungan Hidup. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(Juli), 1209–1223.
Yulianto, Wisnu Hadi, R. J. N. (2020). HYGIENE, Sanitasi, dan k3.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0), which permits use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original author and source are properly cited.