Hubungan Pengetahuan, Sikap, Pelatihan, Pengawasan Dengan Persepsi Tentang Penerapan SMK3

  • Dina Lusiana Setyowati

Abstract

Based on Regulation of Government Regulation Number 50 Year 2012, Occupational Safety and Health Management System (SMK3) is part of company management system as a whole in the framework of risk control related to work activities to create safe, efficient and productive workplace. PT. PLN (Persero) Mahakam Sector has included the OSHMS in its corporate management system. However, there has not been any review and assessment to the extent how the workers give support to the OSHMS. This research aims to find out the factors which influence the perception of the workers toward the OSHMS. The design of this research was analytic survey with quantitative method and using cross sectional approach with the total sample are 47 workers. This research applied correlation test of chi square with 95% CI. The research findings showed that there was a correlation between knowledge (p =0.029), attitudes (p =0.002) and OSH training (p =0.028) and the perception toward the OSHMS. Supervision (p =0.109) didn’t have a correlation with the workers perception. Attitudes about OSH becomes the most influential factor in the perception of workers on OSHMS.

References

Agusta, L. (2013). Pengaruh Pelatihan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan CV Haragon Surabaya. Agora , Vol 1 No.3.
Ajzen. (2008). Attitude & Attitude Change. Crawnd: Psychology Press.
Almani. (2013). Faktor yang Berhubungan dengan persepsi Karyawan Unit Produksi IV terhadap Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan kerja di PT Semen Tonasa. Dipetik Maret 14, 2015, dari http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789
Estiawan. (2013). Analisisi Sistem Manajemen K3 terhadap kepuasan kerja karyawan, Studi pada PT. PJB UP Brantas. Malang: Universitas Brawijaya Malang.
Hamalik. (2011). Manajemen Pelatihan Ketenagakerjaan. Jakarta: Bumi Aksara.
Handoko. (2012). Persepsi Pekerja tentang Gema Daya K3 di Bagian Produksi PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Cabang Medan. Medan: Univeritas Sumatera Utara.
Handoko, T. H. (2012). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE.
Hazairin. (2012). Hubungan Pengawasan dengan Disiplin Kerja Karyawan pada CV Kencana Baru Bandar Lampung. Fakultas Ekonomi USBRJ , 1 No 2 : 1-7, Vol.1 No 2: 1-7.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan Sistem manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. (2012). Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Rahmat. (2005). Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Rosidi, I. (2015). Kemenakertrans targetkan perusahaan terapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Dipetik Februari 12, 2017, dari Menakertrans: Http:/econpmy.okezone.com/
Saut, P. D. (2017). Angka Kecelakaan Kerja RI Meningkat ke 123 Ribu Kasus di 2017. Dipetik Februari 24, 2018, dari https://finance.detik.com/moneter/d-3853101/angka-kecelakaan-kerja-ri-meningkat-ke-123-ribu-kasus-di-2017
Soeprihanto. (2009). Penilian Kinerja dan Pengembangan Karyawan. Yogyakarta: BPFE.
Sucofindo, P. (2017). Sucofindo Audit 455 Perusahaan Peraih Sertifikat SMK3. Dipetik 2 24, 2017, dari http://pressrelease.id/release/sucofindo-audit-455-perusahaan-peraih-sertifikat-smk3
Tarwaka. (2014). Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Surakarta: Harapan Press.
Tumbeleka. (2013). Studi Korelasi Antara Sikap Pekerja dengan Penerapan Program SMK3. 1 No 5, Vol. 1 No 5.
Wirawan. (2009). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Teori Aplikasi dan Penelitian. Jakarta: Salemba Empat.
Published
2018-10-09
How to Cite
Setyowati, D. (2018). Hubungan Pengetahuan, Sikap, Pelatihan, Pengawasan Dengan Persepsi Tentang Penerapan SMK3. Faletehan Health Journal, 5(1), 19-24. https://doi.org/10.33746/fhj.v5i1.4