Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Diet Rendah Garam (Natrium) pada Pasien GGK yang Menjalani Hemodialisa

Perspektif Health Belief Model

  • Senny Nur Wulan Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia
  • Etika Emaliyawati

Abstract

The mostly caused death on chronic renal failure are overhydration and hypercalemia. Therefore, the compliance of patients with chronic renal failure recognized as attempt to decrease mortality rate of it. The aim of this study was to describe compliance of fluid restriction and a low salt (sodium) diet in patients with chronic renal failure undergoing regular hemodialysis at Hospital dr. Hasan Sadikin. This research used descriptive method with cross-sectional approach. The samples of this research were regular hemodialysis patients who were selected by using consecutive sampling technique of 93 people. TheĀ  research instrument used questionnaire to measure compliance of fluid restriction and low salt (sodium) diet. Analysis used univariate analysis with median values.The analysis result showed that respondents who are compliance to the restriction of fluid were 35 people or 37.6%, while non-compliance is 58 people or 62.4%. Respondent who were comply of a diet low in salt (sodium) were 31 people or 33.3%, while non-compliance is 62 people or 66.7%. This study showed that most of patients with chronic renal failure did not adhere to restrictions of fluid and low-salt diet (sodium). The increasing of frequency education motivation and dietary fluid counseling in each hemodialysis schedule are nessesary.

References

Andriani, D.A., Chanif, dan Rosidi, A. (2013). Hubungan Dukungan Sosial terhadap Kepatuhan Pembatasan Asupan Cairan pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Kota Semarang. Jurnal Keperawatan.
Anggara, F.H.D., dan Prayitno, N. (2013). Faktor-faktor yang berhubungan dengan Tekanan Darah di Puskesmas Telaga Murni, Cikarang barat Tahun 2012. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 5(1); Jan 2013.
Bastable, S. (2002). Perawat Sebagai Pendidik: Prinsip-Prinsip Pengajaran dan Pembelajaran. Jakarta: EGC.
Brunner dan Suddarth. (2000). Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC.
Ekantari, F., Suswardani, D.L., dan Kusumawati, Y. (2012). Hubungan Antara Lama Hemodialisis dan Faktor Komorbiditas Dengan Kematian Pasien Gagal Ginjal Kronik di RSUD DR. Moewardi.
Istanti, Y.P. (2013). Hubungan Antara masukan Cairan Dengan Interdialytic weight gain (IDWG) Pada Pasien Chronic Kidney Disease Di Unit Hemodialisis RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Profesional. Vol.10 No.01.
Kresnawan, T. (2012). Makanan Seimbang untuk Penyakit Gagal Ginjal Kronik. Diakses dari http://www.ikcc.or.id/content.php pada tanggal 24 Januari 2016.
Kementrian Kesehatan RI. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2013. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS).
Mokodompit, D.Y., Paramata, N.R., dan Pakaya, N. (2015). Pengaruh Kenaikan Berat Badan Terhadap Kejadian Komplikasi Gagal Jantung Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisa di Rumah Sakit Se-Provinsi Gorontalo. Jurnal Keperawatan.
Nugraha, S., Nurhayati R. (2014). Hubungan Health Belief dengan Perilaku Compliance pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Di RSUD Al-Ihsan. Prosiding Psikologi. ISSN: 2460-6448.
Novian, A. (2013). Faktor Yang Berhubungan dengan Kepatuhan Diit Pasien Hipertensi (Studi Pada pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Tahun 2013). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia.
Patel, M.L., Sachan, R., Noschal, A., and Surendra. (2012). Anxiety and Depression- A Suicidal Risk in Patients with Chronic Renal Failure on Maintenance Hemodialysa. International Journal of Scientific and Research Publications.
Rosiana, A. (2014). Pengaruh Pendampingan Perilaku Diet Hipertensi Terhadap Kepatuhan Diet Pada Penderita Hipertensi di Kampung Sanggrahan.
Shaldon, S. (2002). Dietary salt restriction and drug-free treatment of hypertension in ESRD patients: a largely abandoned therapy. Oxford Journals-Nephrology Dialysis Transplantation Volume 17 pp 1163-1165.
Sukandar, E. (2013). Nefrologi Klinik. Jakarta: EGC.
Sumigar, G., Rompas, S.S., dan Pondaag, L. (2015). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pada Pasien GGK di Irina C2 dan C4 RSUP Prof. DR. R. D. Kandou Manado. Jurnal Keperawatan Vol 3 No. 1. 2015.
Sutarka, N., Suwitra, K., Loekman, J.S., Sudhana, W., Kandarini, Y., et al. (2010). Hubungan Penyakit Ginjal Kronis Predialisis dan Beberapa Parameter Penyakit Arterosklerosis Arteri Karotis. Jurnal Penyakit Dalam, Volume 11 Nomor 3 September 2010.
Tanujiarso, B.A., Ismonah,& Supriyadi. (2014). Efektifitas KOnseling Diet Cairan Terhadap Pengontrolan Interdialytic Weight Gain (IDWG) Pasien Hemodialisis di RS Telogorejo Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.
United State Renal Data System (USRDS). 2014. Diakses dari https://www.niddk.nih.gov/ about-niddk/strategic-plans.../us-renal-data-system-report pada tanggal tanggal 25 Januari 2016.
Published
2018-10-10
How to Cite
Wulan, S., & Emaliyawati, E. (2018). Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Diet Rendah Garam (Natrium) pada Pasien GGK yang Menjalani Hemodialisa. Faletehan Health Journal, 5(3), 99-106. https://doi.org/10.33746/fhj.v5i3.15