Implementasi Metode Support Group Dalam Meningkatkan Persepsi Pasien Tentang Perawatan Diabetes Melitus di Kota Bandung

  • Nandang Jamiat Nugraha Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan 'Aisyiyah Bandung
  • Rahmat Rahmat

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan, namun dapat dikendalikan. Prevalensi penderita DM di Indonesia 6.9% dan di Jawa Barat sekitar 29,4% dari jumlah penduduknya. Sebagai mother of desease, penyakit DM memiliki komplikasi yang serius seperti retinopati diabetik, neuropati, amputasi, penyakit jantung, gagal jantung, stroke dan peripheral arterial disease. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya keseriusan dalam penanganan penyakit DM. Diperlukan dukungan dari kader (sebagai bagian dari support group) bagi peserta prolanis DM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi metoda support group dalam meningkatkan persepsi pasien tentang perawatan DM di Kota Bandung. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan quasi experiment dengan pretest and post test non equivalent control group. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persepsi pasien prolanis sebesar 3,08 dan peningkatannya dinyatakan sangat bermakna (p<0,01).  Edukasi yang dilakukan kader (support group) berpengaruh terhadap peningkatan persepsi pasien DM. Metode support group dengan memberdayakan kader dalam memberikan edukasi sangat bermanfaat dan dapat dijadikan kebijakan di pelayanan kesehatan masyarakat.

References

Badriah, S. (2012). Kelompok Pendukung untuk Pengendalian Faktor Risiko Peningkatan Gula Darah pada Aggregate Lansia Diabetes Melitus di Pasirgunung Selatan Depok. Retrieved July 8, 2019, from http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20358791-TA-Siti Badriah.pdf
Burke, S. D., Sherr, D., & Lipman, R. D. (2014). Partnering with diabetes educators to improve patient outcomes. Diabetes, Metabolic Syndrome and Obesity: Targets and Therapy, 7, 45.
Dasar, R. K. (2013). Laporan Nasional Riskesdas 2013. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes RI, Jakarta.
Kesehatan, B. (2014). Panduan praktis prolanis (program pengelolaan penyakit kronis). Jakarta: BPJS Keseharan.
McLean, M. T., McElnay, J. C., & Andrews, J. (2000). (P1) The importance of patient education and patient involvement in the treatment of diabetes. Pharmaceutical Journal, 265, R20–R20.
Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi, RinekaCipta. Jakarta.
Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan (Cetakan VI). Jakarta: Penerbit PT. Rineka Cipta.
Nugraha., N. (2014). Pemberdayaan Kader dengan Pendekatan Intervensi Berjenjang dalam Pelayanan dan Asuhan Keperawatan Komunitas pada Lansia dengan Gangguan Mobilisasi Akibat Rematik di Kelurahan PGS Kota Depok. Faletehan Health Journal, 2(4).
Sugiyono, T. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.
Published
2020-04-01
How to Cite
Nugraha, N., & Rahmat, R. (2020). Implementasi Metode Support Group Dalam Meningkatkan Persepsi Pasien Tentang Perawatan Diabetes Melitus di Kota Bandung. Faletehan Health Journal, 7(1), 62-67. https://doi.org/10.33746/fhj.v7i1.123